Pages

Rabu, 26 Agustus 2026

BAB 2 Permasalahan Sosial Dalam Masyarakat

Bidang Studi : Sosiologi
Kelas / Semester : XI / Ganjil

Masalah sosial dapat didefinisikan sebagai suatu situasi yang telah memengaruhi sebagian besar masyarakat sehingga mereka percaya bahwa situasi itu bertanggung jawab atas kesulitan mereka. Situasi itu dapat diubah
--Arnold Rose--

Kehidupan manusia tidak pernah lepas dari masalah, baik masalah individu maupun sosial. Langkah awal untuk mengatasi masalah tersebut adalah memahaminya.

A. Pengertian Masalah Sosial

Istilah masalah sosial mengandung dua kata, yakni masalah dan sosial. Kata sosial mengacu pada masyarakat, hubungan sosial, struktur sosial, dan organisasi sosial. Kata masalah mengacu pada kondisi, situasi atau perilaku yang tidak diinginkan, bertentangan, aneh, tidak benar, dan sulit. 

Ada dua elemen penting yang terkait dengan dengan definisi masalah sosial
Pertama, elemen objektif, menyangkut keberadaan suatu kondisi sosial. Kondisi sosial disadari melalui pengalaman hidup kita, media dan pendidikan.


Kedua, elemen subjektif, menyangkut keyakinan kita bahwa kondisi sosial tersebut berbahaya bagi masyarakat dan harus diatasi.


Berdasarkan kedua elemen tersebut, masalah sosial dapat didefinisikan sebagai kondisi sosial yang dipandang oleh suatu masyarakat berbahaya bagi anggota masyarakat dan harus diatasi. Dari definisi ini ada empat hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, penggunaan istilah masalah sosial menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah, oleh karenanya perlu dievaluasi karena kondisi tersebut membahayakan manusia.


Kedua, masalah sosial adalah kondisi sulit yang mempengaruhi tidak hanya satu orang tetapi sejumlah besar masyarakat.


Ketiga, definisi masalah sosial mengandung optimisme untuk dapat dirubah.
 

Keempat, masalah sosial adalah kondisi yang harus dirubah, dengannya perlu ikhtiar untuk melakukan sesuatu.

Permasalahan sosial antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain berbeda-beda. Di mana perbedaan tersebut dipengaruhi oleh nilai, keyakinan pengalaman hidup dan periode sejarah.

Beberapa teori sosiologi tentang permasalahan sosial

Teori Fungsionalis
Semua bagian masyarakat mempunyai fungsinya masing-masing dalam masyarakat. Semua bagian masyarakat ini saling bekerja sama membangun tatanan sosial yang stabil. Jika salah satu bagian dari masyarakat tersebut tidak menjalankan fungsinya dengan baik, terjadilah ketidakteraturan sosial dalam bentuk masalah sosial.


Berdasarkan teori fungsional, ada dua pandangan tentang masalah sosial. Kedua pandangan itu berasal dari patologi sosial dan disorganisasi sosial. Menurut patologi sosial, masalah sosial bagaikan suatu penyakit dalam tubuh manusia. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu sistem, organ atau sel tubuh tidak bekerja dengan baik. Penyakit sosial seperti kejahatan, kekerasan, kenakalan remaja tumbuh dalam masyarakat karena peran institusi keluarga, agama, ekonomi dan politik sudah tidak memadai. Di mana proses sosialisasi atas norma dan nilai tidak berjalan dengan baik. Menurut disorganisasi sosial, masalah sosial bersumber dari perubahan sosial yang cepat, yang memengaruhi melemahnya norma sosial.
 

Teori Konflik
Masalah sosial timbul dari berbagai macam konflik sosial, yaitu konflik kelas, rasa tau konflik etnis dan konflik gender. Terdapat dua perspektif teori konflik yaitu teori Marxis dan teori No-Marxis.  Teori Marxis muncul karena ketidaksetaraan kelas sosial. Teori Non-Marxis seperti Ralf Dahrendorf, menaruh perhatian pada konflik yang timbul karena kelompok-kelompok mempunyai kepentingan dan nilai yang berbeda.
 

Teori Interaksi Simbolis
Ada dua teori interaksi simbolis yang berbeda pandangan tentang masalah sosial. Pertama teori pelabelan (labeling theory), suatu kondisi sosial kelompok atau masrakat tertentu dianggap bermasalah, karena kondisi tersebut sudah dicap bermasalah. Kedua teori konstruksionisme sosial, masalah sosial merupakan hasil konstruksi manusia, di mana individu lebih sering berinteraksi dengan orang-orang yang mendefinisikan kejahatan sebagai suatu hal yang positif. Edwin Suterland mengistilahkan hal tersebut sebagai asosiasi diferensial.

B. Kemiskinan sebagai masalah sosial
Secara sosiologis âmassalah kemiskinan timbul sebagai akibat adanya lembaga kemasyarakatan di bidang ekonomi yang tidak berfungsi dengan baik. Contohnya di bidang produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa.

Kemiskinan adalah kondisi standar hidup yang sangat rendah. Bahkan, kebutuhan dasar pun tidak dapat dipenuhi. Kemiskinan semacam ini disebut kemiskinan absolut. Kemiskinan absolut berbeda dengan kemiskinan relatif. Kemiskinan relatif mengacu pada kurangnya sumber daya material dan ekonomi dibanding dengan beberapa penduduk lainnya.


Kemiskinan dapat disebabkan oleh faktor pribadi, faktor geografis, faktor ekonomi dan faktor sosial.
a. Kemiskinan karena faktor pribadi
 Penyakit, karena sakit seseorang tidak dapat bekerja dengan baik
 Penyakit mental
 Kecelakaan
 Buta huruf
 Kemalasan
 Pemborosan
 Demoralisasi moral, contoh minum minuman, perjudian, dan kejahatan lain

b. Kemiskinan karena faktor geografis
Iklim dan cuaca yang kurang baik
 Tidak adanya sumber daya alam yang memadai
 Bencana alam

c. Kemiskinan karena faktor ekonomis
 Sebab-sebab pertanian
 Distribusi kekayaan yang tidak merata
 Depresi ekonomi
 Pengangguran
 Penimbunan kekayaan yang tidak produktif, seperti pembelian perhiasan.

d. Kemiskinan karena faktor sosial
 Sistem pendidikan yang kurang memadai menyebabkan orang yang berpendidikan menganggur dan menjalani kemiskinan
 Perumahan yang tidak cukup
 Salah kelola rumah tangga, contoh peribahasa lebih besar pasak daripada tiang

C. Kriminalitas sebagai Masalah Sosial
Kriminalitas dan penyimpangan berbeda. Penyimpangan sosial merupakan kegagalan untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma sosial. Penyimpangan sosial adalah perilaku non-kompromis yang tidak disetujui masyarakat atau kelompok sosial, baik perilaku tersebut melanggar hukum ataupun tidak. Perilaku menyimpang banyak ragamnya dari mulai perilaku eksentrik hingga perbuatan kriminal.

Sementara itu kriminalitas adalah satu bentuk penyimpangan, khususnya, perilaku yang melanggar hukum pidana tertentu. Demikian, tidak semua penyimpangan adalah kejahatan. 


Penyimpangan menjadi kejahatan ketika lembaga kemasyarakatan menunjuk penyimpangan tersebut sebagai perilaku yang melanggar hukum atau undang-undang. Tindakan kriminal tersebut bukanlah bawaan lahir dan dapat dilakukan oleh pria ataupun wanita dari beragam usia, mulai dari anak-anak sampai dewasa, bahkan mereka yang telah berusia lanjut.


Beberapa faktor yang mendorong timbulnya kejahatan:
1) Terjadinya perubahan sosial, ekonomi, politik
2) Pemerintahan yang lemah dan korup
3) Masalah kependudukan dan kesulitan ekonomi
4) Sikap mental yang keliru
5) Kurangnya model (teladan) dan orang yang dituakan (senior)
 

Terdapat dua penjelasan teoretis tentang sebab timbulnya kriminalitas.
Pertama, teori asosiasi diferensial dari Edwin H. Sutherland, yang menyebutkan bahwa perilaku kriminal seperti halnya perilaku lainnya, dipelajari (sosialisasi) ketika seseorang berinteraksi dengan orang yang melakukan kejahatan dalam suatu pergaulan yang intim.


Kedua, teori ketegangan (strain theory) dari Robert Merton, yang menyebutkan bahwa penyimpangan lebih mungkin terjadi ketika ada ketidaksesuaian antara tujuan yang dianggap baik oleh masyarakat dan cara untuk memperolehnya.

Penanggulangan segala bentuk tindakan kriminal dapat dilakukan dengan cara preventif (sebelum kejadian) ataupun represif (setelah kejadian). Preventif adalah cara penanggulangan dengan pola mencegah, seperti imbauan atau penyuluhan. Cara represif adalah cara penanggulangan dengan pola keras, seperti penangkapan, pemenjaraan sampai pada penembakan atau pembunuhan.

pengkategorian orang berdasarkan karakteristik, seperti usia, jenis kelamin, kelas dan etnisitas berkaitan dengan akses ke berbagai layanan dan produk sosial, seperti pasar tenaga kerja, sumber pendapatan, pasar perumahan, pendidikan dan sistem kesehatan dan bentuk-bentuk perwakilan dan partisipasi politik. Kesenjangan sosial ini dibentuk oleh berbagai faktor struktural seperti, lokasi geografis, atau status kewarganegaraan, dan oleh wacana dan identitas budaya.

D. Kesenjangan Sosial-Ekonomi sebagai Masalah Sosial
Secara etimologis, kesenjangan berarti tidak seimbang, tidak simetris, atau berbeda. Terdapat dua bentuk kesenjangan, yaitu kesenjangan klasik dan kesenjangan baru. Kesenjangan klasik mencakup perbedaan kelas, status, kekayaan, dan prestise yang dimediasi oleh gender, pendapatan dan pendidikan. Kesenjangan baru mengikuti kesadaran yang lebih besar akan kompleksitas global yang meningkat dan adanya rentang pilihan yang lebih besar, seperti pola konsumsi, gaya hidup, dan dinamika identitas. 

Kesenjangan sosial mengacu pada cara pengkategorian orang berdasarkan karakteristik, seperti usia, jenis kelamin, kelas dan etnisitas berkaitan dengan akses ke berbagai layanan dan produk sosial, seperti pasar tenaga kerja, sumber pendapatan, pasar perumahan, pendidikan dan sistem kesehatan dan bentuk-bentuk perwakilan dan partisipasi politik. Kesenjangan sosial ini dibentuk oleh berbagai faktor struktural seperti, lokasi geografis, atau status kewarganegaraan, dan oleh wacana dan identitas budaya.


Kesenjangan sosial ekonomi mengacu pada kontras antara kondisi ekonomi orang yang berbeda atau kelompok yang berbeda dalam masyarakat yang melaksanakan pembangunan atau modernisasi. Hal ini terjadi karena kurang adanya kesempatan untuk memperoleh sumber pendapatan, kesempatan kerja, kesempatan berusaha, dan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan.
 

Semakin besar perbedaan untuk mendapat kesempatan-kesempatan tersebut, semakin besar pula tingkat kesenjangan sosial ekonomi yang terjadi di masyarakat, demikian sebaliknya.

Faktor-faktor yang menyebabkan kesenjangan ekonomi :
a. Menurunnya pendapatan perkapita sebagai akibat pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi tanpa diimbangi dengan produktivitas
b. Ketidakmerataan pembangunan antardaerah sebagai akibat kebijakan politik dan kekurangsiapan SDM
c. Rendahnya mobilitas sosial sebagai akibat sikap mental tradisional yang kurang menyukai persaingan dan kewirausahaan.

E. Ketidakadilan sebagai Masalah Sosial
Ketidakadilan pada umumnya menyakut masalah pembagian sesuatu terhadap hak seseorang atau kelompok yang dilakukan secara tidak proporsional. Ada beberapa bentuk ketidakadilan,
a. Stereotip
Adalah pemberian sifat tertentu secara subjektif terhadap seseorang berdasarkan kategori kelompoknya. Stereotip merupakan salah satu bentuk prasangka berdasarkan kategori ras, jenis kelamin, kebangsaan, dan tampilan komunikasi verbal maupun nonverbal. 


Stereotip dapat berbentuk positif, contoh, Indonesia adalah bangsa yang ramah, maupun negatif, contoh, orang-orang di pulau itu malas.


b. Marginalisasi
Adalah proses pemutusan hubungan kelompok-kelompok tertentu dengan lembaga sosial utama, seperti struktur ekonomi, pendidikan, dan lembaga sosial ekonomi lainnya. Marginalisasi orang selalu melibatkan kemampuan penduduk yang dominan untuk melaksanakan beberapa tingkat kontrol dan kekuasaan atas kelompok-kelompok yang terpinggirkan. Kelompok atau individu yang marjinal sering dikecualikan dari layanan, program, dan kebijakan.


c. Subordinasi
Subordinasi atau penomorduaan adalah pembedaan perlakukan terhadap identitas sosial tertentu. Di mana umumnya yang menjadi kelompok subordinasi adalah kelompok minoritas.


d. Dominasi
Adalah suatu kondisi yang dialami oleh orang-orang atau kelompok untuk sejauh bahwa mereka bergantung pada hubungan sosial di mana beberapa orang atau kelompok lain memegang kekuasaan sewenang-sewenang atas mereka. Ada beberapa bentuk dominasi diantaranya, perbudakan, rezim diskriminasi sistematis terhadap kelompok minoritas, rezim politik kolonial, despotism, totalitarianism, kapitalisme, dan feodalisme.
==========

TUGAS KELAS XI
Rabu, 26 Agustus 2026
Waktu Pengerjaan : 09:45 - 11:45

Bacalah dan fahami materi diatas, lalu buatlah pertanyaan pilihan ganda sampai dengan opsi E beserta kunci jawaban yang sesuai dengan materi diatas.

Ketik pertanyaan tersebut di kolom komentar untuk menambah perbendaharaan Bank Soal.

Jangan lupa mencantumkan Nama saat mengetik di kolom komentar. Selamat Mengerjakan.

13 komentar:

  1. 1. Menurut Arnold Rose, masalah sosial adalah...
    A. Keributan antarwarga
    B. Situasi yang dirasakan merugikan sebagian besar masyarakat
    C. Masalah pribadi seseorang
    D. Peraturan baru dari pemerintah
    E. Perbedaan pendapat kecil
    2. Yang BUKAN unsur masalah sosial adalah...
    A. Disadari masyarakat
    B. Dianggap merugikan
    C. Hanya dirasakan 1–2 orang
    D. Ingin diatasi
    E. Berdampak luas
    3. Teori yang menyatakan masalah muncul karena fungsi masyarakat tidak berjalan baik...
    A. Konflik
    B. Interaksi simbolis
    C. Fungsionalis
    D. Labeling
    E. Konstruksionisme
    4. Teori konflik menekankan masalah sosial berasal dari...
    A. Perbedaan kepentingan antarkelompok
    B. Kurangnya pendidikan
    C. Norma yang hilang
    D. Kebiasaan buruk
    E. Pengaruh budaya asing
    5. Kemiskinan relatif berarti...
    A. Tidak bisa makan sehari-hari
    B. Hidup di bawah standar minimal
    C. Kurang dibandingkan orang lain di sekitarnya
    D. Tidak punya rumah
    E. Penghasilan nol rupiah
    6. Berikut yang termasuk faktor pribadi penyebab kemiskinan...
    A. Bencana alam
    B. Penyakit sehingga tidak bisa bekerja
    C. Kurangnya lapangan kerja
    D. Iklim buruk
    E. Pembangunan tidak merata
    7. Benar tentang penyimpangan sosial dan kejahatan...
    A. Semua penyimpangan = kejahatan
    B. Semua kejahatan = penyimpangan, tapi tidak sebaliknya
    C. Keduanya sama persis
    D. Penyimpangan melanggar hukum pidana
    E. Kejahatan hanya melanggar norma kesusilaan
    8. Pencegahan kejahatan SEBELUM terjadi disebut...
    A. Represif
    B. Preventif
    C. Kuratif
    D. Rehabilitatif
    E. Korektif
    9. Kesenjangan sosial-ekonomi artinya...
    A. Perbedaan akses terhadap sumber daya & layanan
    B. Perbedaan bakat alami
    C. Perbedaan jumlah anggota keluarga
    D. Perbedaan selera berpakaian
    E. Perbedaan usia
    10. Pemberian cap/subjektif pada seseorang berdasarkan kelompoknya...
    A. Marginalisasi
    B. Stereotip
    C. Subordinasi
    D. Dominasi
    E. Diskriminasi
    11. Kelompok tertentu tersisih dari akses layanan publik disebut...
    A. Stereotip
    B. Marginalisasi
    C. Subordinasi
    D. Dominasi
    E. Diskriminasi
    12. Kelompok tertentu memegang kekuasaan atas kelompok lain secara sistematis...
    A. Stereotip
    B. Marginalisasi
    C. Subordinasi
    D.Diskriminasi
    2. C
    3. C
    4. A
    5. C
    6. B
    7. B
    8. B
    9. A
    10. B
    11. B
    12. D

    BalasHapus
  2. Nama :jenita
    Kelas: XI

    1) pemberian sifat tertentu secara subjektif terhadap seorang
    Berdasarkan kategori ras, jenis kelamin, kebangsaan dan tampilan
    Komunis verbal. Adalah pengertian dari.....
    a) marginalisasi
    b) subordinasi
    c) dominasi
    d) stereotip
    e) kesenjangan
    Jawaban:
    D) stereotip

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama: jenita
      Kls:XI
      2) apa perbedaan antara kemiskinan absolut dan relatif..
      A. Kemiskinan absolut berdasarkan gaya hidup, sedangkan relatif berdasarkan pendidikan.
      B. Kemiskinan absolut tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar, sedangkan relatif lebih miskin dibandingkan masyarakat sekitar.
      C. Kemiskinan absolut hanya terjadi di desa, sedangkan relatif hanya di kota.
      D. Kemiskinan absolut disebabkan pengangguran, sedangkan relatif disebabkan pendidikan.
      E. Kemiskinan absolut dan relatif memiliki pengertian yang

      Jawabannya: b) kemiskinan absolut tidak mampu memenuhi kebutuhan
      Dasar sedangak relatif lebih miskin di bandingkan masyarakat sekitar

      Hapus
    2. 3) mana yg termasuk kedalam faktor ekonomis...
      a) perumahan yg tidak cukup
      b) buta huruf
      C) sebab-sebab pertanian
      d) pemborosan
      e) kemalasan
      Jawabanya:c) sebab - sebab pertanian

      Hapus
    3. 4) Perbedaan utama antara penyimpangan sosial dan kriminalitas adalah...*
      A. Penyimpangan hanya dilakukan oleh remaja
      B. Kriminalitas selalu dilakukan oleh orang dewasa
      C. Kriminalitas adalah penyimpangan yang melanggar hukum pidana
      D. Penyimpangan tidak dapat ditanggulangi
      E. Tidak ada perbedaannya . Jawabannya :c

      5)Bentuk ketidakadilan di mana kelompok tertentu diputus hubungannya dengan lembaga sosial utama seperti pendidikan dan ekonomi disebut...*
      A. Stereotip
      B. Subordinasi
      C. Dominasi
      D. Marginalisasi
      E. Diskriminasi . Jawabanya: D

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. NAMA : PUPUT SAKINAH
    KELAS : XI IPS
    MAPEL : SOSIOLOGI


    1). Elemen subjektif dalam definisi masalah sosial menyangkut...

    A. Keberadaan kondisi sosial yang terlihat di media
    B. Keyakinan bahwa kondisi tersebut berbahaya dan harus diatasi
    C. Jumlah orang yang terkena dampak masalah
    D. Cara mengubah kondisi sosial tersebut
    *jawaban: B*


    2). berikut ini yang BUKAN ciri masalah sosial menurut materi adalah...
    A. Mempengaruhi sejumlah besar masyarakat
    B. Merupakan kondisi yang harus dirubah
    C. Hanya dialami oleh satu orang
    D. Mengandung optimisme untuk dapat diubah

    *jawaban: C*



    3). Menurut pandangan patologi sosial dalam Teori Fungsionalis, kenakalan remaja terjadi karena...
    A. Konflik kepentingan antar kelompok
    B. Institusi keluarga, agama, ekonomi, politik tidak berfungsi dengan baik
    C. Adanya pelabelan dari masyarakat
    D. Ketidaksesuaian tujuan dan cara mencapainya
    *
    jawaban: B*



    4). Tokoh yang termasuk dalam perspektif Teori Konflik Non-Marxis adalah...
    A. Karl Marx
    B. Edwin H. Sutherland
    C. Robert Merton
    D. Ralf Dahrendorf

    *jawaban: D*


    5). Teori yang menyatakan bahwa perilaku kriminal dipelajari melalui interaksi dengan orang yang melakukan kejahatan disebut...
    A. Teori Pelabelan
    B. Teori Konstruksionisme Sosial
    C. Teori Asosiasi Diferensial
    D. Teori Ketegangan

    *jawaban: C*

    BalasHapus
  5. NAMA: SAHDU
    KELAS :XI
    1:siapa tokoh yang mendefinisikan masalah sosial sebagai suatu situasi yang memengaruhi sebagian besar masyarakat dan diyakini dapat diubah?
    JAWABANNYA A: Tokoh yang mendefinisikan masalah sosial sebagai suatu situasi yang memengaruhi sebagian besar masyarakat dan diyakini bahwa situasi tersebut dapat diubah adalah Arnold Marshall Rose.
    2:bagaimana kemiskinan dipandang dari sudut pandang sosiologis?
    Jawabannya B: Dalam sudut pandang sosiologis, kemiskinan dipandang bukan sekadar masalah kekurangan uang atau ekonomi semata, melainkan sebagai gejala dan masalah sosial yang bersifat multidimensi.
    3:Apa perbedaan utama antara penyimpangan sosial dan kriminalitas?
    Jawabannya adalah C Perbedaan utama antara penyimpangan sosial dan kriminalitas terletak pada jenis aturan atau norma yang dilanggar serta bentuk sanksinya.
    4:Secara etimologis, apa arti dari kata kesenjangan?
    Jawabannya adalah D Secara etimologis, kata kesenjangan berasal dari kata dasar "senjang" yang mendapat awalan ke- dan akhiran -an, yang berarti perihal yang bersifat senjang, tidak seimbang, tidak simetris, atau berbeda.
    5:Pemberian sifat tertentu secara subjektif terhadap seseorang berdasarkan kategori kelompoknya (seperti ras, jenis kelamin, atau kebangsaan) disebut...
    Jawabannya adalah E
    Pemberian sifat tertentu secara subjektif terhadap seseorang berdasarkan kategori kelompoknya disebut stereotip (atau stereotipe).

    BalasHapus
  6. NAMA : WAFIQ AFIAH
    CLAS : XI IPS
    PELAJARAN : SOSIOLOGI
    HARI :RABU,26-AGUSTUS-2026
    1. Menurut Arnold Rose, masalah sosial adalah situasi yang memengaruhi sebagian besar masyarakat sehingga mereka percaya bahwa...
    A. Situasi tersebut membawa dampak positif bagi kelompok tertentu
    B. Pemerintah harus bertanggung jawab penuh atas segala perubahan
    C. Situasi tersebut bertanggung jawab atas kesulitan mereka ✅ Jawaban: C
    D. Masalah tersebut tidak akan pernah bisa diubah
    E. Konflik antarkelas adalah penyebab utama kesulitan
    2. Elemen dalam masalah sosial yang menyangkut keyakinan bahwa suatu kondisi sosial berbahaya bagi masyarakat dan harus diatasi disebut elemen...
    A. Objektif
    B. Elemen subjektif ✅ Jawaban: B
    C. Patologis
    D. Fungsionalis
    E. Disorganisasi sosial
    3. Berdasarkan teks, salah satu dari empat hal yang perlu diperhatikan dalam definisi masalah sosial adalah mengandung optimisme bahwa kondisi tersebut...
    A. Bersifat alami
    B. Dapat diubah ✅ Jawaban: B
    C. Selalu berulang
    D. Menguntungkan
    E. Pasti terjadi
    4. Berdasarkan teori fungsionalis, ketidakteraturan sosial dalam bentuk masalah sosial terjadi apabila...
    A. Terjadi eksploitasi oleh kelompok penguasa
    B. Salah satu bagian masyarakat tidak menjalankan fungsinya dengan baik ✅ Jawaban: B
    C. Nilai-nilai lama sepenuhnya digantikan oleh teknologi
    D. Masyarakat menolak segala bentuk sosialisasi dari luar
    E. Terjadi kesamaan kedudukan ekonomi di masyarakat
    5. Pandangan fungsionalis yang mengibaratkan masalah sosial sebagai penyakit dalam tubuh manusia akibat tidak memadainya peran institusi tertentu dinamakan...
    A. Disorganisasi sosial
    B. Patologi sosial ✅ Jawaban: B
    C. Teori konflik
    D. Interaksionisme
    E. Dinamika sosial

    BalasHapus
  7. Anonim26 Agustus 2026 pukul 10.43
    Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    Balas

    Anonim26 Agustus 2026 pukul 11.32
    NAMA : Muhammad sahrial
    KELAS : XI IPS
    MAPEL : SOSIOLOGI


    1). Elemen subjektif dalam definisi masalah sosial menyangkut...

    A. Keberadaan kondisi sosial yang terlihat di media
    B. Keyakinan bahwa kondisi tersebut berbahaya dan harus diatasi
    C. Jumlah orang yang terkena dampak masalah
    D. Cara mengubah kondisi sosial tersebut
    *jawaban: B*


    2). berikut ini yang BUKAN ciri masalah sosial menurut materi adalah...
    A. Mempengaruhi sejumlah besar masyarakat
    B. Merupakan kondisi yang harus dirubah
    C. Hanya dialami oleh satu orang
    D. Mengandung optimisme untuk dapat diubah

    *jawaban: C*



    3). Menurut pandangan patologi sosial dalam Teori Fungsionalis, kenakalan remaja terjadi karena...
    A. Konflik kepentingan antar kelompok
    B. Institusi keluarga, agama, ekonomi, politik tidak berfungsi dengan baik
    C. Adanya pelabelan dari masyarakat
    D. Ketidaksesuaian tujuan dan cara mencapainya
    *
    jawaban: B*



    4). Tokoh yang termasuk dalam perspektif Teori Konflik Non-Marxis adalah...
    A. Karl Marx
    B. Edwin H. Sutherland
    C. Robert Merton
    D. Ralf Dahrendorf

    *jawaban: D*


    5). Teori yang menyatakan bahwa perilaku kriminal dipelajari melalui interaksi dengan orang yang melakukan kejahatan disebut...
    A. Teori Pelabelan
    B. Teori Konstruksionisme Sosial
    C. Teori Asosiasi Diferensial
    D. Teori Ketegangan

    *jawaban: E*

    Balas

    BalasHapus
  8. Menurut Arnold Rose, masalah sosial adalah...Jawaban: B. Situasi yang dirasakan merugikan sebagian besar masyarakatYang BUKAN unsur masalah sosial adalah...Jawaban: C. Hanya dirasakan 1–2 orangTeori yang menyatakan masalah muncul karena fungsi masyarakat tidak berjalan baik...Jawaban: C. FungsionalisTeori konflik menekankan masalah sosial berasal dari...Jawaban: A. Perbedaan kepentingan antarkelompokKemiskinan relatif berarti...Jawaban: C. Kurang dibandingkan orang lain di sekitarnyaBerikut yang termasuk faktor pribadi penyebab kemiskinan...Jawaban: B. Penyakit sehingga tidak bisa bekerjaBenar tentang penyimpangan sosial dan kejahatan...Jawaban: B. Semua kejahatan = penyimpangan, tapi tidak sebaliknyaPencegahan kejahatan SEBELUM terjadi disebut...Jawaban: B. PreventifKesenjangan sosial-ekonomi artinya...Jawaban: A. Perbedaan akses terhadap sumber daya & layananPemberian cap/subjektif pada seseorang berdasarkan kelompoknya...Jawaban: B. StereotipKelompok tertentu tersisih dari akses layanan publik disebut...Jawaban: B. MarginalisasiKelompok tertentu memegang kekuasaan atas kelompok lain secara sistematis...Jawaban: D. Dominasi

    kls x
    Mama Muhammad sahrial

    BalasHapus
  9. Nama: Respati Kasih Kusumaningtyas
    Kelas: XI

    1. Dua elemen penting yang terkait dengan definisi masalah sosial adalah...
    A. Elemen ekonomi dan politik
    B. Elemen budaya dan agama
    C. Elemen objektif dan subjektif
    D. Elemen individu dan kelompok
    E. Elemen sosial dan ekonomi
    Kunci jawaban: C
    2. Menurut teori konflik, masalah sosial timbul dari berbagai macam konflik sosial, yaitu...
    A. Konflik keluarga, agama, dan pendidikan
    B. Konflik kelas, ras atau etnis, dan gender
    C. Konflik ekonomi, politik, dan budaya
    D. Konflik individu, kelompok, dan masyarakat
    E. Konflik wilayah, agama, dan pekerjaan
    Kunci jawaban: B
    3. Kemiskinan yang mengacu pada kurangnya sumber daya material dan ekonomi dibandingkan dengan beberapa penduduk lainnya disebut...
    A. Kemiskinan absolut
    B. Kemiskinan pribadi
    C. Kemiskinan geografis
    D. Kemiskinan relatif
    E. Kemiskinan sosial
    Kunci jawaban: D
    4. Cara penanggulangan kriminalitas yang dilakukan sebelum kejadian disebut...
    A. Represif
    B. Preventif
    C. Kuratif
    D. Persuasif
    E. Adaptif
    Kunci jawaban: B
    5. Proses pemutusan hubungan kelompok-kelompok tertentu dengan lembaga sosial utama disebut...
    A. Stereotip
    B. Subordinasi
    C. Dominasi
    D. Marginalisasi
    E. Diferensiasi
    Kunci jawaban: D

    BalasHapus